<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=5925363779590946785&amp;blogName=sakitkuningcollectivo&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=BLACK&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http%3A%2F%2Fsakitkuning.blogspot.com%2Fsearch&amp;blogLocale=in&amp;homepageUrl=http%3A%2F%2Fsakitkuning.blogspot.com%2F" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>
(CREATIVE.ARt.ORGANIZE ARTIST COLLECTIVE.NON profit)

ABOUT US

hello we'are : SAKITKUNINGCOLLECTIVO. Berdiri sejak 2006, sebagai kelompok alternative/artist collective non profit, Mengakomodir kerjasama secara kolektif ide-ide creatif dibidang visual art attack + performing art , atau kegiatan anak muda lainya secara kolektif (artist collective).

WHAt WE DO

VISUAL ART ATTACK :video,foto,visual jockey,street art,foto kopi art,kolase,komik,poster,dll PERFORMING ART: band kolektif,sound rebel,baca puisi,sexy dancer,performance art,musik eksperimental,dll

CONTACT US

sakitkuningcollectivo@gmail.com
08174884833 [andy]
02194074015[abuabukelabu]

DARLINKS

anginsegar
tembokBOMBER
stenzilla
rharharha
abuabukelabu
rooviespot
iVAA-online
ARTnetworkAsia
RURU
nadyAgogo
godit

RUMOURS

LOOKBACK

Oktober 2004 Oktober 2007 November 2007 Desember 2007 Januari 2008 Februari 2008 Maret 2008 April 2008 Mei 2008 Juni 2008 Juli 2008 Agustus 2008 September 2008 Oktober 2008 November 2008 Desember 2008 Januari 2009 Februari 2009 Maret 2009 April 2009 Mei 2009 Juni 2009 Juli 2009 Agustus 2009 September 2009 Oktober 2009 November 2009

ROCKINGFLYERS

designer
picture
font
blogskins

24/11/09

KARAOKE SUPERSTAR

"SUARA NOMER SEKIAN, YANG PENTING PENAMPILAN!!!!"
Type:
Network:
Global
Start Time:
Saturday, November 28, 2009 at 5:00pm
End Time:
Sunday, November 29, 2009 at 12:00am
Location:
Ruang Pamer FSRD Kampus Institut Kesenian Jakarta
Street:
JL. Cikini Raya 73
City/Town:
Jakarta, Indonesia


Description

''ACARA INI TERBUKA UNTUK UMUM"
Karaoke bersama Artis Ibukota untuk menggalang dana bagi pengobatan Mono yg masih koma di RS Thamrin-Salemba.

Dimeriahkan Oleh:

JURI :
Riri Riza, Dick Doank, Tora Sudiro, Indra Birowo, Agam, Ricky Malau

HOST :
Enno Lerian, Ladya Cheryl, Lukman Sardi

CONTESTANTS :
Jimi Upstair, Gading Martin, Joko Anwar, Chitra Subijakto,
Adinia Wirasti, Whiteshoes and The Couples Company,
Reza Asung, Anto Mamang, Desta Club 80s, Iep Club80s,
Bondi Goodboy, Ciprut, "GIRING", Ence Bagus, Da Brew,
Nonos, Novel, Endjink, Rivano, Sapto, Endah n Ressa,
Astrid Tiar, Heytuta, Pangeran Popoy, and many more...

OPENING ACT :
* ROSETA
* INDO BEATBOX

Hari/Tanggal : Sabtu, 28 November 2009
Waktu: 17:00 sampe MIC RUSAK
Tempat: Ruang Pamer FSRD
Kampus Institut Kesenian Jakarta
Jl. Cikini Raya 73, Jakarta Pusat

Contact Person:
Angie : +628158809340
Kaka : +628129158168
Andi Tidjels : +628174884833

04/11/09

365 DAYS ( Sulaiman Said & Tennessa Querida Exhibition )










Type:
Network:
Global
Start Time:
Tuesday, 10 November 2009 at 19:00
End Time:
Tuesday, 17 November 2009 at 00:00
Location:
RuangSenat FSR-IKJ Gallery, Jakarta, Indonesia

Description

Special Performed By: KTPS DjDjan, Individual Distortion, Djohnson Brothers, Karburator Blues, Semua Senang, Rosseta, Accydentycaly Karaoke Artist, and many more.


YA pameran ini dibuat oleh sepasang anak remaja,yg sekarang menjalin hubungan dengan status in a relationship. mereka berdua adalah sepasang remaja yg unik, yg satu begitu, yg satunya lagi begitu juga..memang dasar anak muda jaman sekarang,,hehehe..ya bisa dibilang sih ke urban-urbanan bukannya ke ubanan (tenang sodara mereka masih muda)..o iya lupa namanya belum eke sebut..oke si cowok bernama sulaiman said A.K.A.n.g SAID dan si cewek bernama tennessa querida (wah klo ini eke ga begitu tau siapa nama panggilannya) pokoke anak bandung yg merantau di ibu kota kita tercinta ini yg bakal diperkirakan akan mendapatkan gempa yg besar hehehe..

OKE pameran ini di buat atas dasar acara satu tahunan lamanya pacaran mereka. walaupun eke sendiri tidak mengikuti perkembangan pacaran mereka hehehe. pameran ini berjudul 365 DAYS, yang kalau dalam bahasa indonesianya 365 hari..nama yg cukup oke yg dipilih untuk judul pameran said dan tennessa. ya ya ya BOLE..awalnya saya kira judul ini merupakan dari sindiran dari 347 distronya anak mudo2, klo ngga 888 sindiran buat operator esia yg suka mengganggu,garing..eh taunya Cuma 365 days = 1 tahun,,one yer together..

YOI dsini mereka berdua menampilkan karya2 berupa drawing, screen print, sticker, mural, sama photocopy..bisa kita lihat dari karya2 yg dibuat,betulkan kata saya,,mereka berdua ini urban bgt..gile,,buat karya dgn potokopian,,GAUL BENER..contemporary art orang bilang sekarang..

BERIKUTNYA eke akan membahas seorang said..said itu kalau saya liat gambarnya ke wedhar2an,dengan warna hitam yg membentuk sesuatu gambar menjadi hidup.bergaya kartun/bisa juga dibilang komikal. di salah satu contoh yang dibuat oleh said,adalah gambar yg dengan judul “i will conquere the world tomorrow” (waduh eke rada ga ngerti artinya) klo ga salah dalam bahasa indonesia ini berarti aku akan menaklukkan dunia besok (bener ga id artinya??!!) disini dia memperlihatkan gambar seorang anak kecil yg sedang seperti bersiap2 berperang.dengan sebuah ak47 dan sebuah tank yg entah siapa yg mengendarainya!!ataukah said menjalani tank itu dengan bantuan dari jin,,iiihhh HOROR..ak47 merupakan sebuah simbol dari senjata pemberontak,,REBEL MAN.

NEXT tennessa querida, saya sih sebetulnya jarang melihat gambar2 dari si tennessa..tapi sya pernah tahu gambar tennessa lewat salah satu gambar dari baju keluaran kamengski (projekan ttg baju salah satu geng di kampus,jualan,AYOLA AYOLA,,hehehe).

DAN mereka berdua bukanlah anak lukis,sayangnya..padahalkan gambar2 mereka berdua lutu2..hehehehe..

AKHIRNYA saya mengucapkan selamat dan sukses atas pameran asal-asalan ini..(semoga karyanya dibeli sama dosen).dan terimakasih telah memilih eke sebagai curator dari pameran kalian berdua..selamat satu tahunan dan selamat berpameran.

Kurator : dwi wicaksono suryasoemirat, biasa dipanggil ube ganteng (anak lukis 2005)

Public's Performance Art Festival 2009

Public's Performance Art Festival 2009
?KAH KITA SEMUA PAHLAWANHost: BAUTANAH GALERI JALANAN
Type: Music/Arts - Performance
Network: Global
Start Time: Saturday, November 7, 2009 at 9:00am
End Time: Sunday, November 8, 2009 at 9:00pm
Location: Tembok & trotoar Galeri Jalanan BauTanah, Stasiun Cikini Jakarta Pusat 

Description
Memperingati Hari Pahlawan tanggal 10 November, GALERI JALANAN BAUTANAH bekerjasama dengan KOMUNITAS ATAP ALIS.
Mengadakan sebuah pertunjukan seni dan budaya kontemporer maupun modern sebagai ekspresi bentuk penghargaan kepada kita semua seluruhnya sebagai pahlawan.
"?KAH KITA SEMUA PAHLAWAN"
Public's Performance Art FestivaL
Sabtu-Minggu, 7 & 8 November 2009
Jam : 09.00 – 21.00 wib
@Sekitaran Stasiun Cikini Jakarta & Galeri Jalanan Bautanah
Jl. Pegangsaan Timur Raya, Menteng. Jakarta Pusat.

Venue : 
- Tembok & Trotoar Galeri Jalanan BauTanah
- Tangga Tengah Stasiun Cikini
- Tembok Gardu, seberang Kecamatan Menteng
- Tangga Utara St. Cikini, Menghadap Kantor DPD Golkar



Acara

1. Performance Art [Teaterikal, Puisi, Visual art, Happening Art]
perform by : 
- Santo Klingon
- Andi Tidjels
- Rewind Art
dll

2. Pameran Foto & Seni Rupa ( foto Budaya, Instalasi Art, Cukil, Zine, Sketsa)

oleh :
- Perekam-perekam BauTanah
- Komunitas Atap Alis

3. Workshop
4. Diskusi [Artist talk]
5. Pertunjukan Musik (Modern Band & Musik Kontemporer)

Live band :
- Es Coret [Ska]
- Kandar legian [Kontemporer]
- Music Bamboo [etnik]
- Bugger Off [Blues]
- Bluesapphire [Rock N' Roll]
- Jump car Red [Rock n' Roll}
- De'jenks [Reggae]
- Indobeatbox [Beatbox]
dll..

Acara ini di dukung oleh NEWSEUM ARTSPACE, 4TUNE MAGAZINE dan FOOD NOT BOMB..

GRATIS...!!!!...
Info pendaftaran klik link ini :
http://www.facebook.com/event.php?eid=166343664359

13/10/09

PAMERAN VISUAL SILATURAHMI BACK TO FITRI #5 ...BACK TO DIRTY @ WC St. KAYU IKJ
































11/10/09

COMBO a collaborative animation by Blu and David Ellis (2 times loop)

18/09/09

Herakut, the German graffiti duo Jasmin(Hera) and Falk (Akut), paint the walls of the Leonard Street Gallery in Londons East End

01/09/09

PANTASKAH KITA MARAH ????

Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 17.504 pulau dan 230 suku, membuat negara kita "tercinta" ini sangat kaya. Kaya akan sumber daya alam, kaya akan potensi, and tentunya kaya akan kebudayaan. Namun menyedihkannya, kekayaan tersebut tidak didukung sumber daya manusia yang berkualitas dan miskin rasa nasionalisme.
Nampaknya hal ini terlihat jelas oleh negara tetangga kita, Malaysia. Melihat kemiskinan yang dimiliki Indonesia tersebut, mereka secara bertahap mulai meng-claim kebudayaan Indonesia sebagai kebudayaan negaranya. Seperti lagu Rasa Sayange, Reog Ponorogo, Batik Jawa dan terakhir saya melihat Malaysia mengklaim Tari Pendet dari Bali sebagai bagian dari kebudayaan mereka.
Malingsia...begitulah ungkapan kemarahan masyarakat Indonesia saat melihat negara tersebut mencuri satu per satu kebudayaan kita. Saya sendiri? Saya tidak berani mengeluarkan umpatan apapun karena saya tidak tahu siapa yang salah.
Malaysia dan Indonesia masih berada di satu rumpun yang sama, dan entahlah...di dalam imajinasi saya, mungkin saja nenek moyang Indonesia saat itu sedang duduk ngopi-ngopi dengan nenek moyang Malaysia, kemudian mereka mulailah menghabiskan waktu dengan bermain gitar, bernyanyi bersama dan menciptakan sebuah lagu/tulisan/apapun itu. Dan saat pulang ke rumah masing-masing, mereka berkata "Ini akan aku teruskan ke keturunanku"...as simple as that...dan mreka ngga sadar kalau itu akan menimbulkan perpecahan antar negara. Terus berimajinasi tentang hal tersebut, saya pun akhirnya mengurungkan niat untuk ikut mengumpat.
Namun sebulan yang lalu, saya menyempatkan diri untuk berlibur ke Malaysia. Sejujurnya, negara tersebut tidak memberikan kesan apapun di dalam hati kami ketika kami terus berpindah dari negara satu ke negara yang lain.
Hanya satu kejadian yang sangat saya ingat dari Malaysia adalah ketika saya bertamasya di Genting, Highland, Malaysia. Saat itu saya sedang berjalan-jalan di area permainan tersebut dan dari speaker saya mendengar lagu yang mengiringi langkah kami "Rasa Sayange". Entah, saat hati saya langsung menjadi geram dengan negara itu.
Melihat kemarahan saya, kemarahan masyarakat Indonesia, muncullah hipotesa bahwa ternyata rasa nasionalisme kita belum punah...tapi apakah hal tersebut bisa kita jadikan kesimpulan?
Kebudayaan adalah asal muasal dari seni. Di jaman globalisasi seperti sekarang ini, tidak ada dinding pembatas yang menjadi barrier akan hal apapun yang mencoba untuk masuk. Berbagai bentuk kesenian masuk dan diterima oleh masyarakat Indonesia. Sebutlah konser-konser yang menghadirkan artis luar, kini semakin diminati.
Pertunjukan musik Jamiroquai, Phoenix, Sundaze misalnya...tidak pernah sepi pengunjung dan pertumbuhan pengunjungnya selalu positif. Namun seperti pertunjukkan teater Indonesia, wayang, lenong, selalu ada pengunjung, namun menyedihkannya, hanya orang yang itu itu saja, yang kita anggap konservatif atau ketinggalan jaman. Ironis nampaknya..

Sempat batik kembali 'in' di kalangan masyarakat Indonesia. Saya sangat gembira melihatnya, tetapi ternyata kegembiraan tersebut hanya berlangsung sementara. Batik hanyalah seperti tren lainnya yang datang dan pergi.
Entah, saya mau menyalahkan siapa. Apakah memang kebudayaan kita tersebut yang monoton dan membosankan? Atau memang kita yang tidak memiliki inisiatif untuk mengembangkannya? Saya rasa pernyataan kedua yang lebih tepat menggambarkan kondisi Indonesia sekarang ini. Dan kenapa tidak kita biarkan saja Malaysia yang mengelolanya?
Data yang saya miliki tercatat :
Turis mancanegara Indonesia sampai Juli 2009 baru mencapai 2.6 juta jiwa, sedangkan
Target Indonesia untuk turis mancanegara : 6.23 juta jiwa
dibandingkan dengan Malaysia..
Turis mancanegara Malaysia sampai Juli 2009 telah mencapai kurang lebih 13 juta jiwa dan
Target Malaysia untuk turis mancanegara : 26 juta jiwa
Bisakah Anda bayangkan bagaimana ketertinggalan kita terhadap negara yang miskin budaya tersebut? Strategi mereka adalah : 1. ya..anggaplah meng-klaim budaya tersebut adalah strategi utama mereka. 2. ternyata mentri pariwisata Malaysia tidak hanya 'jaga kandang'. Metri tersebut mengadakan 'tour' ke berbagai negara untuk mempromosikan Malaysia dan mengundang masyarakat di sana untuk datang ke Malaysia.
See? Mereka sangat concern dengan kebudayaan dan pariwisata negaranya. Bahkan negara kita :P
Malu ngga sih kita? Dan pantes ngga sih kita marah-marah karena ketidakmampuan kita menyaingi mereka...? Tanpa ada usaha untuk memperbaiki diri kita sendiri, sepertinya umpatan yang kita lontarkan hanya akan menjadi sia-sia dan buang-buang tenaga untuk terus jalan di tempat.
Ini tidak boleh dibiarkan, kawan!
Saya bertekat untuk berubah demi Indonesia. Anda?

by:Steffi
http://magicsipirili.blogspot.com

29/08/09

REKOR MURI UNTUK WHITE SHOES & THE COUPLES COMPANY

foto diungguh dari http://www.myspace.com/whiteshoesandthecouplescompany

INDONESIA, Bapak Jaya Suprana & Paulus Pangka, Aksara Records berterima kasih atas segala doa dan dukungan yang diberikan. White Shoes & The Couples Company akan mendapat penghargaan dari MURI (Musium Rekor-Dunia Indonesia) sebagai “Band Indonesia Pertama” yang menjalin kontrak kerjasama dengan merilis debut album dengan perusahaan rekaman di Amerika Serikat.

Rencananya penghargaan ini akan diserahkan secara simbolis oleh MURI bersama Menteri Pendidikan Nasional yaitu Bapak Bambang Sudibyo pada Tanggal 30 Agustus 2009, hari Minggu di Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Melalui momentum ini, kami mengharapkan agar generasi Indie di Indonesia bangkit dari masa lalu dan mengukir prestasi membelah kelesuan Industri Musik dengan karya positif.

Debut album White Shoes & The Couples Company telah dirilis dan didistribusikan oleh Indie Label dari Chicago, Minty Fresh Records sejak bulan Oktober 2007. Album ini mendapat sambutan luar biasa disana. Hal ini ditunjukkan melalui berbagai resensi dari media besar dunia di Amerika Serikat seperti: Billboard, PASTE, SPIN, Esquire, Under The Radar, Pitchfork, Yahoo! Music, Amplifier, Popmatters dan Allmusicguide. Setelah sukses dengan debut album, kembali Minty Fresh mempercayakan EP Skenario Masa Muda untuk didistribusikan juga pada Oktober 2008.

Sebelumnya rilisan album perdana ini White Shoes & The Couples Company juga telah menuai penghargaan dari Allmusicguide sebagai “ The 25 Most Crustwothy Band in 2006”, “The 25 Best Band in Myspace in 2007” oleh Rolling Stone.com dan “The Most Blogworthy Band on The Planet in 2007” oleh Yahoo! Music.

Sementara ini White Shoes & The Couples Company tengah bekerja merekam lagu-lagu terbaru untuk album kedua di studio rekaman Pendulum dan Postcard bersama sound engineer Bung Dono Firman (Personil SORE) dan produser Mr. David Tarigan (A&R Director Aksara Records). Single terbaru yang berjudul “Senja Menggila” telah digilai dimana-mana, namun album penuh ini diusahakan untuk dapat dirilis di tahun 2009 oleh Aksara Records.

Take A Bow,
Aldo Sianturi
Managing Director
Aksara Records
www.twitter.com/aksararecords

21/07/09

*RESPECT* JAKARTA STREET ART UNITED
































deny arivin photo.doc (keatas)














rewind doc.koma (keatas)

rewind doc. Sandy Try Antoro's Photos (ke bawah)












































doc. Sandy Try Antoro's Photos

*RESPECT*

JAKARTA STREET ART UNITED

Artist Talk & disscus, Gathering

Exhibition street art, screening visual graffiti

sound system therapy



SUNDAY, 26 July 2009

Start: 14.00 - 22.00 WIB

@ Hb.Jassin ,Taman Ismail Marzuki,

Jakarta Pusat



* ARTIST TALK & DISSCUSION JAKARTA STREET ART *

start: 14.00 wib

Pembicara : Ardi Yunanto ( ruangrupa), Aram (Tembokbomber Forum)

Ugeng T. Moetidjo (ruangrupa)

Moderator : POPO & Isrol Triono

Artist Talk : Age (Tutu), Echo (Morden), DAUD (flowercans)

Bujangan Urban (Artcoholic), Baso, Maze (Karma Crew), eRJe378

JMX (STENZILLA), XAIT, DARBOTZ, Bam, ARKS, KIMS ( UBC )

Prophagraphic Movement, RHARHARHA (Sakitkuning Collectivo)

POPO (k. segart), ISROL (Media Legal), jegir (KUAS N ROLL), JAR (Stiker Serbu)

Guntur (Jong Merdeka), NSANE5, NAME2 (MASE), artkelso (DAILYWHATNOT)



* EXHIBITION STREET ART *

Opening : 19.00

Artist: TUTU , MAZE , BASO , RAS , Bujangan urban , ECHO

YEAH ,KOMA ,si jago merah ,DARBOTZ ,POPO ,TOTER, pay air grapix

JMX, ROBOWOBO, ISROL TRIONO ,ARKS, JAH IPUL ,XAIT, BERTUS

JAR, CHOCO7, ARTKELSO, ERJE378, DAMNEDCARTOON, KUASnROLL, eloopz

Ricky BolsQ, GUNTUR, RYAN ISENG, pinkgirlgowild, a'KUPS, MINE

ARYBUYSELAMATPAGI, REST,ce FINE, kyow, NAME2, nsane5, KIMs, helloguno

MONSTER JAM CREW, sid vi zeus, BREAK13, muth, FLOW, k. segart, RHARHARHA

Lowrider ArtDisplay : SUNSET RIDERS



* Visual Screening on The wall & Sound System Therapy *

Start : 19.00 - 23.00 wib @ Rooftop, Hb.Jassin



* VJ KOMA * VJ CHAINSMOKINGBASTARD

* RACUN KOTA * FRIGI FRIGI * ALEXANDER AVERIL YO-YO PLAYER

* INDONESIAN BEATBOXING COMMUNITY * BONDI NED HANSEL Feat SAYAP KIRI

* RUSTIQUE KOLLEKTIV feat DJ ASUNG * Jl. Surabaya feat. NOVA RUTH

* DANGER DOPE Vs DJ LATEX + PRINCIPLE OF SOUTH



Acara ini terselenggara berkat kerjasama dan dukungan:

RUANGRUPA,YAYASAN PUSAT DOKUMENTASI SASTRA HB.JASSIN, KARBON JURNAL , OK VIDEO, DEMA-IKJ,FAR MAGZ,TEMBOKBOMBER, DAILYWHATNOT,FOOTURAMA, URBAIN, PROVOKE, BABYBOSS,STREET MAGZ,FLATSTREET, SAKITKUNINGCOLLECTIVO

Organize by: angin segar

09/07/09

YASSIN MICHAEL JACKSON by Aditya Fachrizal a.k.a Godhit



Inna Lillahi Wa Innaa Ilaihi Raa'jiun

"Sesungguhnya kita adalah milik Allah,
dan kepadaNya-lah kita kembali"

YASSIN MICHAEL JACKSON by Aditya Fachrizal a.k.a Godhit

03/07/09

PLSCK klan GRAFFITI GATHERING 2009



Bagi para writer se-INDONESIA ayo register di acara prodo graffiti ini..
acara ini kerjasama dari PLSCK KLAN dan IKATAN REMAJA MULIA..

Untuk biaya regristasi Rp. 10.000 / PIECE (DI BAYAR SAAT TECHNICALMEETING)
itu termasuk mendapatkan cat tembok, snack, dan makan siang.

acara ini legal mendapat izin dari kelurahan dan kepolisian setempat.

Tujuan :
1. Acara ini dibuat untuk meningkatkan tali persaudaraan antar sesama writer seindonesia.
2. Memberikan nilai baik dari Graffiti Artist Indonesia

Acara ini dilaksanakan tgl 12 juli 2009 hari minggu pagi pukul 09.00wib-selesai
alamat acara ini JL. otista raya tepatnya sebelah gelanggang olahraga jakarta timur.
Media : Wall
Panjang : 200 meter
Tinggi : 3 meter

Untuk yang serius berminat diharap menghubungi
CP :
Riza : 021-96903891
Brenda : 0856 954 675 61

Dan bagi yang sudah menghubungi CP harap menghadiri Technicalmeeting tanggal 5 juli 2009 hari minggu jam 16.00wib..
tempat TM di tempat acara akan dilaksanakan.
TM ini dilaksanakan di spot agar para kawan-kawan writer dapat melihat secara langsung spot tersebut...untuk yang tidak tau spot harap berkumpul di TAMAN MAKAM PAHLAWAN KALIBATA JAKARTA SELATAN.
1 jam sebelum TM dimulai.
Agar bisa menuju spot bersama PLSCK klan menghadiri TM.
dan uang registrasi dibawa pada saat TM.

Media partner :

Koran Jakarta
O Channel
TV One (Tentative)
Trans TV (Tentative)

BRING YOUR KLAN !!

(ini bukan lomba, ini gathering buat semua)

best regard's

R/Z

02/07/09

GRAFFITI RESEACRH LAB VIENNA Dedicated to outfitting graffiti- and street-artists with open source technologies for urban communication.

Powerthief from Names. on Vimeo.





The Graffiti Research Lab Vienna tool development archive is finally being brought to light. Here we present the Powerthief, an old piece of technology that we didn't come up with, but is worth reviving. By now they are mostly made redundant in every day life, and also illegal in most of central Europe. However, there are still useful applications for it in our environment today, especially if you're in need of a power-plug where there is usually none available.

The basic idea is pretty simple: in a lot of today's urban environments you can find a regular light bulb reasonably close-by. In Vienna, where this was executed, you can find one above almost every doorstep. The technology is even simpler - take the screw-cap of a regular light bulb and instead of connecting it to filaments it's being connected to a power socket.

To see how we made it and use it, we have a video we presented at the 2 year anniversary of the lovely gallery http://www.inoperable.at/
This project deals with electricity. Make sure not to blow yourself up!

You will need:

* A light bulb
* Electric cabling
* Plastic tubing to cover the cabling
* Power socket
* Epoxy
* Something to cut the tubing
* Soldering iron and solder

01/07/09

Thove Enggadtzi's Merayakan perjalanan

gedunggedung pertunjukan berlarian dalam requim labirin
parade mulutmulut yang nganga mengantri dituangi sperma globalisasi
sesekali terjerembab denyardenyar musik industrial

kau sedang membaca peristiwa pagi itu
seperti hutan kertas yang melempar postmodern begitu saja dari corong sitok
atau mungkin terselip dihelaihelai halaman larung dan saman?

paragrap dari hujan, pernikahan pisau mendisplay kalung dari teman
juga perempuan yang menari diatas gunting.
sebuah pesan singkat melebur diatas bulan pada malam lebaran.
dikaret kita berlebaran, menyusu pada jarum waktu, kemudian singgah sejenak
melepas rindu pada leluhur.

"sudah sejak lama tanah kelahiran tak ada lagi dilaci meja kerjaku", kata mu

perahu kertas diladang jagung tak pernah berlayar lagi, padahal sauhnya tak lagi melilit didermaga. pada lentera merah yang kau bawa, cobalah sekali waktu kau dekatkan ke wajahmu, mungkin ada sisasisa noda liur anjing yang menjulurjulur dari halaman rumah tua yang tak lagi dijaga oleh lelaki paruh baya

berapa lembar dari buku harian negri ini yang disobek lantas diselipkan didalam botol
serupa pesan melankolis dari negri dongeng? jelaga, hanya warna hitam tinta pada sungai
yang mengalir dari hulu dukaku ke hilir kegembiraanmu. kursi goyang den sastro yang telah
reot merambat ditepi efrosina yang dihafal luar kepala oleh lelaki muda berambut sebahu.
pekiknya, ketika segalanya mengabut, kurapal sepotong puisi itu menjadi mantra.
lalu senja ditaman kota memunggungiku sambi tertawa kecil.

sebelum akhirnya maut menabungku segobangsegobang dengan hematnya,
kemudian meledak menjadi serpih, didalam keranjang sampah
tempat aku membacamu moksa

2009

30/06/09

Laser Graffiti - Laser Tag with GRL Vienna Vs LED throwies Demo


24/06/09

video graffiti collection man

Graffiti - "PHILLY" WRITERS - ENEM AGUA KADISM CHICAGO KID

Graffiti - "KILLA QUEENS" WEB JAKEE CLARK MENOS 730Mix

artist profile: Big Al One

Meet graffiti artist Toomer from the INFAMY DVD!

MIX SUBMARINE

WHITE ENTERTAINMENT PRESENT

MIX SUBMARINE

PERFORMANCES BY :
THAT'S ROCKEFELLER
DEFITREES
AMAZING IN BED
KANESHIBA
ANGINA (JOGJA)
RACUN KOTA
DOUETS MAUTS
R.I.O
THE JONES
THE INGREDIENTS
KINETIC
DERAI MAKSIMAL
BORIEZ GOT SOUL
INSANSE UP
FAVOURITE SIN
PILOX API
SERVICE MOTOR
RICKA BARKENT

SPECIAL PERFORMANCE :
aA (SWOOSH)

mc by:
Gilang
Adjis Doa Ibu

HTM : 15 RB + STIKER
SABTU, 27 JUNI 09
PK.16.00 - SELESAI
THE SUBMARINE CAFE, BELEZZA SHOPPING ARCADE LT.3 (DPN ITC PERMATA HIJAU PERSIS)

THE SUBMARINE CAFE ALSO OFFERING PROMO DRINKS:

VODKA / WHISKY : 18 RB
VODKA COKE / WHISKY COKE : 21 RB
JUICE CHILL : 15 RB
SOFTDRINK : 8 RB

Darbotz,Monster In Disguise Exhibition

Monster In Disguise art exhibition is a solo showcase of Indonesia renown graffiti artist known as Darbotz. The event will be organized and hosted by Geseho. Monster In Disguise is themed after the artist Darbotz’s alterego disguised in his monster squid character named Cumi. The exhibition will feature his signature character Cumi in different mediums. There will be a mix of canvases, sculptures, skate decks, sketches and video of Darbotz’s past and present work. All artworks will be up for sale unless stated.

16/06/09

New exhibition Banksy @ Bristol

BANKSY seniman grafitti saya juga kenal sebagai seniman stencil art idola saya, kembali ke kampung halamanya di Bristol untuk menggelar pameran rahasianya terbesar di Inggris. 

Pameran Banksy Vs Bristol Museum terdiri dari 100 jenis karya dan 70 karya baru memakai  medium yang berbeda baik instalasi , lukisan, garffiti, stencil art, termasuk lukisan asli Damien Hirst dengan setensilan tikus yang dilukis diatasnya. 












 


Banksy stages free summer show in his hometown

By MEERA SELVA
ASSOCIATED PRESS WRITER
  An installation art piece by Banksy showing a wrecked and graffiti strewn icecream van installed at Bristol Museum, in Bristo, England, where the infamous artist is exhibiting many of his works, Friday June 12, 2009. (AP Photo / Ben Birchall, PA) 


LONDON -- Elusive graffiti artist Banksy, who made his name tagging walls and bridges, took his work indoors Friday as he unveiled his biggest-ever exhibition in his hometown's museum.

Banksy installed over 100 pieces, including over 70 new works, at the City Museum and Art Gallery in Bristol after swearing museum staff to secrecy over the project. Outlandish pieces fill the museum's three floors, including a burned out ice-cream van with a giant dripping cone and portable toilets stacked to look like Stonehenge.

Banksy, who refuses to reveal his real name, began his career in Bristol spray-painting local buildings. His works are now coveted, with stars like Brad Pitt and Angelina Jolie among his admirers.

"This is the first show I've done where taxpayers' money is being used to hang my pictures up rather than scrape them off," he said in a statement.

Banksy uses spray paint and cardboard stencils to tag walls, bridges and street signs. His most famous images include two policemen kissing, armed riot police with yellow smiley faces and a chimpanzee with a sign bearing the words "Laugh now, but one day I'll be in charge."

Other notable works include an image of a spear-toting ancient human pushing a shopping cart, displayed in the British Museum in 2005. The next year he smuggled a life-sized figure of a Guantanamo Bay detainee into Disneyland.

His works are found throughout his native Bristol - on exterior walls and bridges. However, he has not held an exhibition indoors there since 2000.

Banksy told the Bristol Evening Post newspaper he put the show together because he wanted to give something back to his town.

"I could have taken the show to a lot of places, but they do have a very nice cup of tea in the museum," he said in a statement given to the newspaper.

The show, called "Banksy Versus Bristol Museum" is free. The show opens to the public Saturday and runs until the end of August.
http://www.seattlepi.com

All About Video..!!! SEJARAH PERKEMBANGAN VIDEO DI INDONESIA :

Format berbahan dasar pita magnetik ini mulai dikenal luas di seluruh dunia pada paruh kedua periode 1970-an, baik untuk keperluan profesional seperti stasiun televisi maupun keperluan pribadi. Pita magnetik yang terdapat dalam kaset video bisa merekam gambar dan suara dengan baik, sementara film hanya dapat merekam gambar. Untuk suara digunakan medium rekam lain, semisal DAT (digital audio tape). Kelemahan sistem analognya membuat pemakaian video untuk keperluan profesional terhambat. Di periode tahun 1960 sampai 1980, nyaris semua stasiun televisi di dunia (termasuk TVRI yang mulai beroperasi tahun1962) menggunakan kamera 16 mm untuk merekam program acaranya. Mereka juga memiliki sendiri studio pemroses film 16 mm berikut mesin editingnya. Hal ini tidak ditemui di stasiun televisi swasta nasional Indonesia yang baru beroperasi di era 1990-an. Dimulai dengan RCTI tahun1989, SCTV dan TPI tahun 1990. Di kala itu, video sudah lazim digunakan untuk keperluan produksi dan editing materi tayangan televisi. Seperti juga film, video punya berbagai jenis untuk berbagai keperluan yaitu Matic, Betacam SP, Digital Betacam, Betamax, VHS, S-VHS, Mini DV, DV, DVCAM, DVCPRO. U Matic merupakan jenis video profesional untuk keperluan televisi sampai era 1980-an. Begitu format Betacam SP yang kualitasnya jauh lebih baik masuk ke Indonesia di kurun waktu 1990-an, U Matic pun ditinggalkan orang. Menjamurnya jenis Betacam SP juga didukung oleh perkembangan alat editing yang memakai teknologi digital. Digital
Betacam muncul menyempurnakan format Betacam SP dengan teknologi digital, umumnya digunakan untuk keperluan iklan televisi.
Sementara, untuk keperluan pribadi format video kerap dipakai enggunakan alat yang populer dikenal sebagai handycam. Betamax dan VHS adalah jenis awal dari sejarah perkembangan tontonan video di rumah (home video). Sejalan dengan perkembangan zaman, Betamax tidak lagi diproduksi, sehingga VHS menjadi satu-satunya jenis video untuk keperluan home video. Kemudian muncul S-VHS sebagai penyempurna VHS. Kualitas S-VHS lebih baik dibandingkan dengan VHS sehingga sering digunakan untuk keperluan semi profesional seperti dokumentasi pernikahan. Sekalipun demikian,
kualitasnya masih jauh tertinggal dibandingkan dengan Betacam SP.
Seiring dengan perjalanan waktu, kemudahan pengoperasian kamera menjadi salah satu faktor penting dalam memilih format video, khususnya untuk pasar kaum nonprofesional alias awam. Semenjak tahun 1995, pasar dunia mulai dibanjiri dengan teknologi DV (digital video). Format yang masuk kategori DV adalah Mini DV, DV, DVCAM, dan DVCPRO. Teknologi Mini DV, DV, dan DVCAM dikembangkan dan dipopulerkan di Indonesia oleh Sony Corporation. Sedangkan DVCPRO dikembangkan oleh Panasonic. Dari keempat format ini, Mini DV adalah yang terpopuler karena ukuran kameranya yang kecil, ringan, dan sangat mudah dioperasikan. Kualitas lebih baik bisa diperoleh dari jenis DV, dengan ukuran kamera dan kaset yang lebih besar dibandingkan Mini DV. Ketimbang Mini DV, DV bisa merekam gambar
dengan lebih tajam. Kemudian DVCAM datang dan menyempurnakan eknologi DV. Dengan kamera dan ukuran kaset yang lebih kecil dan ringan dibandingkan Digital betacam, DVCAM mampu menghasilkan gambar yang boleh dibilang setara dengan Digital Betacam yang jadi langganan kaum profesional. Sampai saat ini, format DVCAM masih sangat jarang dipakai di Indonesia karena harga kamera yang relatif mahal dan jenis kaset yang tidak kompatibel dengan format yang telah ada, Digital Betacam. Selain soal jenis, kompatibilitas juga mesti dipertimbangkan. Format yang dikembangkan oleh Panasonic yakni DVCPRO tidak kompatibel dengan ketiga format lain yang dikembangkan oleh Sony Corporation. Artinya, baik kamera maupun player
DVCPRO tidak bisa digunakan untuk merekam dan memutar ulang format selain DVCPRO, begitu juga sebaliknya. Di Indonesia, stasiun televisi Metro TV menggunakan ormat DVCPRO untuk merekam gambar, sementara penayangannya menggunakan format Betacam.
Perkembangan mutakhir dari teknologi video adalah HDTV (hi definition
television). Format ini masih sangat jarang dipakai di dunia. Format ini adalah upaya kelompok video untuk mensejajarkan diri dengan kualitas gambar yang menjadi keunggulan film. Kelak semua televisi di dunia akan menggunakan format ini. Jepang telah memulai menggunakannya secara terbatas.

@ KOMPRESI VIDEO DIGITAL :

Untuk mendigitalkan dan menyimpan klip video full-motion selama 10 menit ke dalam komputer, Anda harus mentransfer data dalam jumlah banyak dalam waktu yang singkat. Untuk mereproduksi satu frame dari komponen video digital 24 bit, diperlukan data komputer hamper 1 MB; video tidak terkompresi dengan layer pernuh selama 30 detik akan memenuhi Harddisk bermuatan gigabyte. Video dengan ukuran penuh akan dan full motion memerlukan komputer yang dapat mengirimkan data kurang lebih 30 MB per detik. Kemacetan Teknologi yang besar dapat diatasi menggunakan skema kompresi video digital atau codec (coder/decoder). Codec adalah algoritma yang digunakan untuk mengompresi (kode) sebuah video untuk dikirimkan, kemudian didekode secara langsung untuk pemutaran yang cepat. Codec yang berbeda dioptimasi untuk metode pengiriman yang berbeda (misalnya, dari hard drive, dari CD-ROM, atau melalui Web)
Tujuan dari pemampatan/kompresi video yakni :
1. Minimisasi bit rate dalam penyajian digital sinyal video
2. Memelihara tingkat kualitas sinyal yang dikehendaki
3. Meminimalkan kompleksitas codec (coder dan decoder-penyandi dan pengurai)
4. Kandungan delay atau penundaan

Dalam melakukan kompresi video, pemilihan metode pemampatan yang akan digunakan melbatkan tukar tambah (trade off) pada empat dimensi yakni Efisiensi, Kualitas Sinyal, Kompleksitas, Tundaan Pengkodean.
Kita tidak bias memaksakan untuk bagus disemua dimensi ini. Tetap ada yang harus dikorbankan . tergantung kebutuhan kompresi yang kita lakukan. Sinyal Video cocok untuk dimampatkan karena
beberapa faktor, yaitu :
a. Korelasi Spasial: Korelasi antar piksel-piksel tetangga
b. Korelasi Spektral : Citra-citra berwarna
c. Korelasi temporal : Korelasi antara piksel pada frame yang berbeda Serta terdapat informasi yang sangat tidak relevan (dari sudut pandang perseptual) dalam data video.
Seperti halnya pada image dan Audio, pada Video secara umum juga terdapat dua macam pemampatan yaitu :
a. Pengkodean Losless
Merupakan proses yang dapat dibolak-balik pemulihan sempurna sebelum dan sesudah memiliki nilai yang sama persis. Dalam menggunakan pengkodean ini biasanya tidek mempedulikan medianya. Pengkodean Losless memiliki rasio pemampatan yang rendah. Contohnya antara lain pengkodean entropi atau entropy coding. Pada Entropy coding :
- data merupakan serangkaian digital sederhana
- proses penguraian mengembalikan kembali ke asal secara penuh
- misalnya RLC, Huffman Codding, Arithmetic Coding
b. Pengkodean Lossy
Merupakan proses yang tidak dapat dibolak-balik pemulihan tidak sempurna video hasil
rekonstruksi secara numeric tidak sama dengan aslinya. Dalam menggunakan pengkodean ini
mempedulikan semantik dari data yang bersangkutan. Kualitas bergantung pada metode dan
rasio pemampatan. Contohnya antara lain pengkodean sumber atau source coding. Pada
source coding :
- Derajat pemampatan bergantung dari isi data
- misalnya teknik prediksi isi-DPCM, delta modulation.
Selain pengkodean diatas ada Pengkodean Hibrid yang merupakan kombinasi dari
pengkodean entropi dan sumber. Pengkodean ini sering digunakan dalam system multimedia.
Misalnya, JPEG, H.263, MPEG-1,MPEG-2 atau MPEG-4
Derajat pemampatan video diperoleh bergantung pada kualitas masukkan data, derau
akuisisi(pewaktuan yang gagap(timing jitters), proses A/D yang buruk , dll), Pencuplikan (berakibat
pada korelasi spasial dan temporal), jumlah biat tiap piksel-nya.
Seperti telah disinggung diatas bahwa dalam melakukan kompresi tidak bias menddaptkan
keempat dimensinya baik. Pasti ada yang dikorbankan. Pemilihan rancangan untuk pemampatan
mempertimbangkan :
- Lossless,Lossy, atau kedua-duanya
- Rasio Pemampatan
- Variasi rasio pemampatan
- Ralat transmisi
- Kompleksitas trade off dalam codec
- Ke-alamia-an degradasi
- Penyajian hirarki

Algoritma kompresi video langsung seperti MPEG, Indeo, JPEG, Cinepak, dan Sorenson
tersedia untuk mengompresi informasi video digital dengan kecepatan yang memiliki range dari 50:1
sampai 200:1. Selain untuk mengompresi data video, teknologi streaming diimplementasikan untuk
menyediakan kualitas video yang bagus dengan bandwidth rendah di Web. Dengan memulai
pemutaran video setelah data yang cukup ditransfer ke komputer pengguna untuk mendukung
pemutaran tersebut, pengguna tidak perlu menunggu untuk men-download file yang terkadang
terlalul besar. Microsft, RealNetworks, cVideo, dan Motorola secara aktif memburu komersialisasi teknolog streaming di Web. Kodek video umumnya berbasis pada salah satu dari empat tipe algoritma DSP (digital signal processing); yakni DCT (discrete cosine transform), Vector quantization, Fractal compression, dan Discrete wavelet transform. Algoritma tersebut akan dibahas pada bab tersendiri.

Agar Pengguna Anda dapat melihat file digital video Anda, ia harus memiliki player yang mampu memainkan format file dan perangkat lunak untuk mendekode video berdasarkan codec yang Anda gunakan saat Anda mengompresi file. Player biasanya disertai beberapa standar codec yang dilisensi yang diinstal bersama player. Jika anda menggunakan codec yang tidak dipasang bersama player,pengguna Anda harus menginstal file yang mengenali codec tersebut agar dapat memainkan video Anda

@ JENIS - JENIS VIDEO

Video
Pada dasarnya terdapat dua jenis video dalam layer computer, yaitu : analog dan digital video.
a. Video Analog merupakan produk dari industri pertelevisian dan oleh sebab itu dijadikan sebagai standar televise
b. Video Digital adalah produk dari industri computer dan oleh sebab itu dijadikan standar data digital.
1. Video Analog
Meskipun banyak video yang diproduksi hanya untuk platform display digital(untuk Web, CD-ROM, atau sebagai presentasi HDTV DVD), video analaog (kebanyakan masih digunakan untuk penyiaran televisi) masih merupakan platform yang paling banyak diinstal untuk mengirim dan melihat video.
Standar Penyiaran Video Analog
Tiga standar penyiaran video analog yang paling banyak digunakan di dunia adalah NTSC, PAL, dan SECAM. Di Amerika Serikat, standar NTSC sudah tidak digunakan lagi, digantikan oleh standar Televisi Digital ATSC. Karena standar dan format ini tidak dapat saling menggantikan, maka sangat penting untuk mengetahui di mana proyek multimedia Anda akan digunakan. Kaset Video yang direkam di Amerika Serikat (menggunakan NTSC) tidak an diputar ditelevisi Negara Eropa manapun (yang menggunakan PAL atau SECAM), meskipun metode dan style recording kaset menggunakan “VHS”. Demikian juga tape yang direkam di Eropa dalam format PAL ata SECAM tidak akan diputar di recorder kaset video NTSC. Masing-masingsistem didasrakan pada standar yang berbeda yang mendefinisikan cara informasi diekode ntuk menghaslkan sinyal elekronik, yang pada akhirnya membentuk gambar televise VC mulormast dapat meutar ketiga standar tersebut, namun biasay idak dapat dubbing dari satu standar ke standar yang lain; dubbing antar standar membutuhkan perlengkapan khusus terkemuka.
a. NTSC
Amerika serikat, Kanada, Meksiko, Jepang, dan banyak Negara lain menggunakan system penyiaran dan pemutaran video berdasarkan spesifikasi yang dibuat pada tahun 1952, National Television Standar Comitee. Standar ini
mendefinisikan sebuah metode untuk mengenkode informasi kedalam sinyal video terbuat dari 525 garis Horizontal yang di-scan dan digambar ke dalam wajah dalam tabung gambar berfosfor setiap 1/30 detik dengan electron yang bergerak cepat. Gambar tersebut muncul dengan cepat sehingga mata Anda menangap image yang stabil. Gerakan electron sebenarnya membuat dua lintasan ketika ia menggambar satu frame video, pertama meletakkan semua garis berangka ganjil, kemudian semua garis berangka genap. Masing-masing lintasn ini (yang terjadi dalam kecepatan 60 perdetik, atau 60 Hz) melukis sebuah field dan dua field dikombinasikan untuk menciptakan satu frame dengan kecepatan 30 fps(frame per second ). ( Secara teknis, kecepatan sebenarnya adalah 29.97 Hz.) Proses pembuatan satu frame dari dua field disebut interlacing, sebuah teknik yang membantu mencegah kedipan pada layer televise. Monitor computer menggunakan teknologi scan progresif yang berbeda dan menggambar daris dari seluruh frame dalam satu lintasan, tanpa menggabungkannya dan tanpa kedipan.
b. PAL
Sistem Phase Alternate Line (PAL) digunakan di Inggris, Eropa Barat, Australia, Afrika Selatan, Cina, dan Amerika Selatan. PAL meningkatkan resolusi layer menjadi 625 garis Horizontal, namun memperlamabta kecepatan scan menjadi 25 frame per detik. Sama seperti saat penggunaan NTSC, garis genap dan ganjil digabungkan , setiap field memerlukan 1/50 detik untuk menggambar (50Hz).
c. SECAM
Sistem Sequantial Color and Memory (SECAM, diambil dari bahasa Perancis, Systeme Electronic pour Couleur Avec Memoire atau Sequentiel Couleur Avec Memoire) digunakan di Perancis. Eropa timur, USSR (sekarang Rusia), dan beberapa Negara lai. Meskipun SECAM merupakan system dengan 625 garis, 50 Hz, namun berbeda jauh dari system warna NTSC dan PAL dalam hal dasar teknologi dan metode penyiaran. Terkadang TV yang dijual di Eropa memanfaatkan dual komponen dan dapat menggunakan system PAL dan SECAM.
d. ATSC
High Definition Television (HDTV) dari komisi komunikasi federal pada tahun 1980-an, pertama-tama berubah menjadi Advanced Television, kemudian berakhir menjadi Digital Television (DTV) seperti diumumkan FCC pada 1996. Standar,
yang diubah sedikit demi sedikit dari Digital Televisons Standard ( ATSC Doc. A/53) dan Digital Audio Compression Standard (ATSC Doc. A/52), mengubah televisi amerika dari standar analog ke standar digital dan menyediakan bagi stasiun televisi bandwidth cukup untuk mempresentasikan empat atau lima sinyal Standard Television (STV, menyediakan resolusi NTSC 525 garis dengan aspek rasio 3:4, namun dalam bentuk sinyal digital) atau satu sinyal HDTV (menyediakan garis 1080 garis resolusi dengan layer bioskop dengan aspek rasio 16:9). Hal penting untuk produser multimedia , standar tersebut mengizinkan adanya transmisi data ke komputer dan untuk layanan ATV interaktif yang baru .
Sampai bulan Mei 2003, 1587 stasiun TV di Amerika Serikat (94 %) telah memiliki Izin atau lisensi konstruksi DTV. Diantara jumlah itu, 1081 stasiun benar-benar menyiarkan sinyal DTV, hamper semuanya men-simulcast sinyal TV mereka. Berdasarkan jadwal terbaru, semua stasiun televise meninggalkan siaran dalam channel analog dan secara penuh adan berpindah ke sinyal digital pada tahun 2006 ini.
High Definition Television (HDTV) menyediakan resolusi tinggi dengan aspek rasio 16:9. aspek rasio ini mengizinkan melihat film dalam Cinemascope dan Panavision.terdapat perdebatan antara indusri penyiaran dn indstri ompter apakah akan mengunakan teknologi interlacing atau scan progresif. Industri penyiaran telah mengumumkan secara resmi format interlaced 1920 x 1080 resolusi ultra-high sebagai batu penjuru generasi baru dari pusat hiburanterkemuka, namun industri komputer lebih senang memakai sistem scan progresif 1280 x 720 untuk HDTV. Karena format 1920 x 1080 menyediakan lebih banyak piksel dibanding standar 1280 x 720, kecepatan refresh-nya juga akan berbeda. Format dengan interlace resolusi lebih tinggi mengirimkan hanya setengah gambar setiap 1/60 dalam satu detik dank arena interlacing tersebt, dalam image dengan detail ebih ingi terdapat edipacuup besar setiap 30 Hz. Orang-orang yang berkecimpung dibidang computer berpendapat nahwa kualitas gambar dalam 1280×720 lebih superior dan stabil. Kedua format telah dimasukkan dalam standar HDTV oleh Advanced Television Systems Committee(ATSC, http://www.atsc.org)
2. Video Digital
Integrasi Penuh dari video digital dalam kamera dan komputer mengurangi nemtuk televisi analog dari video dari produksi multimedia dan platform pengiriman, jika kamera video anda menggerakkan sinyal output digital, Anda dapat merekam video
Anda langsung ke disk, yang siap untuk diedit. Jika sebuah video klip disimpan sebagai data pada hard disk, CD-ROM atau perangkat penyimpanan massal lain, klip tersebut dapat memainkannya kembali dimonitor tanpa perangkat keras khusus.
Dunia video kini telah mengalami perubahan dari analog ke digital. Perubahan ini terjadi pada setiap tingkatan industri. Pada konsumen rumahan dan perkantoran kita dapat menikmati kualitas video digital yang prima lewat hadirnya teknologi VCD dan DVD (Digital Versatile Disc), sedangkan dunia broadcasting kini juga lambat laun mengalihkan teknologinya kearah DTV (Digital Television). Sebagian besar rumah tangga di Amerika Serikat telah menggunakan penerimaan sinyal kabel digital dan sinyal satelit digital untuk menikmati siaran televisi digital.
Arsitektur Video Digital
Arsitektur Video Digital tersusun atas sebuah format untuk mengenkode dan memainkan kembali file video dengan komputer dan menyertakan sebuah player yang dapat mengenali dan membuka file yang dibuat untuk format tersebut. Arsitektur video digital yang utama adalah AppleQuicktime, Microsoft Windows Media Format, dan Real Network RealMedia. Format file video yang terkait adalah QuickTime movie (.mov), Audio Video Interleaved(.AVI), Windows Media Video (.wmv) , dan RealMedia (.rm). Beberapa player mengenali dan memainkan lebih dari satu format file video.
Video, seperti halnya audio juga mengalami proses yang serupa yaitu biasanya direkam dan dimainkan sebagai sinyal analog. Untuk itulah harus dikonversi menjadi digital terlebih dahulu agar dapat diproses menjadi sebuah multimedia title.
Sebuah sumber video seperti Kamera Video, VCR, TV, atau videodisk, dikoneksikan ke sebuah kartu penangkap video (video capture card ) yang terdapat dalam sebuah computer. Ketika sumber Video tersebut dimainkan, sinyal analog dikirim ke kartu video dan dikonversi menjadi data digital yang kemudian disimpan kedalam harddisk. Dalam waktu yang bersamaan, suara dari sumber video juga didigitalisasi.

@ PERKEMBANGAN AUDIO VISUAL

TELEVISI/ VIDEO | 2

Televisi
audio-visual-2Saat radio tengah berkembang sebagai media penyiaran utama di akhir tahun 1920-an dan film-film tengah dicoba dengan diperbincangkan, beberapa orang mulai memikirkan tentang bagaimana radio dan gambar jika disatukan. Para pemirsa menyukai film-film bergambar sama seperti mereka menyukai radio pada tahun 1920-1940. Muncul ide untuk menggabungkan keduanya.

Pada tahun 1920 dan 1930 teknologi televisi berkembang tahap demi tahap. Dan pada dekade selanjutnya, siaran televisi diputar di seluruh dunia. Penyiaran pertama di Inggris tahun 1935. Di Amerika pertama kali menyiarkan pertandingan base ball Columbia melawan Yale tahun 1939.

TV Kabel
Akhir tahun 1970 dan awal tahun 1980, industri film memulai meningkatkan keuntungan pada TV kabel dan sewaan videotape sebagai distribusi saluran baru. TV kabel sebagai sumber alternatif jaringan televisi, terutama untuk memperluas layanan oleh Home Box Office (HBO) tahun 1975. Saluran-saluran seperti HBO secara eksklusif banyak pada isi film yang akan datang. Satelit baru didasarkan Superstation kabel WGN dan WTASWOR, menggunakan film-film tua

VCRS
Videocassete recorders (VCRS) meluas di rumah-rumah orang Amerika pada tahun 1980. Menggunakan VCRS sangat cepat. Orang menggunakan VCRS untuk merekam dan memutar pertunjukkan-pertunjukkan favorit di televisi beberapa film yang disewakan dari toko-toko video.

Bisnis penyewaan video dimulai dengan toko-toko penyewaan kecil yang tidak bergantung pada apapun, yang membeli stok video dari distributor. Akhirnya dikonsolidasikan secara meyakinkan dengan beberapa supermarket dan toko-toko lain yang menyewakan video, dan dengan penyewaan video yang meluas, seperti Blockbuster dan Hollywood video, memberikan banyak peluang bisnis.

Umumnya, industri film mulai memproduksi yang difokuskan pada kedekatan audiens. Setelah “massa” audiens berpindah ke TV, film mempunyai tujuan pada kelompok yang lebih spesifik. Untuk distribusi pertunjukkan pertama film bioskop, kebanyakan target film-film itu ditinggalkan khusus pada audiens, yang berumur 18-25 tahun yang masih keluar untuk ke bioskop.

Tentu, sebagaimana kita ketahui, sejarah film itu tidak berakhir dengan George Lucas. Akhir tahun 1990, industri film ditransformasikan oleh teknologi baru dan kekuatan pasar. Home video memiliki tenaga penggerak dengan pajak dari toko yang menyewakan video dan penjualan langsung video (terkenal sebagai sell through) melebihi penerimaan box office dua ke satu. Penyewaan video yang besar meminta pergantian keuntungan dari pembuat film. Biaya memproduksi film-film utama, sebagai produser berlomba melakukan yang lainnya dengan pengaruh khusus computer, dengan perkembangan biaya yang besar diharapakan audiens besar pula. Film membuat studio utama mulai bereaksi terhadap aliran-aliran (ad. Pengetahuan tentang fiksi, aksi petualangan) yang dapat “diterjemahkan” antar budaya. Tetapi diluar itu studio-studio utama, itu merupakan kebangkitan kembali kebebasan pembuatan film, sebagai teknologi komputer biaya “small film” dan menawarkan prospek pembuatan film terlepas dari tekanan keuangan.

Umumnya audiens film tidak lama menonton di rumah. Film merupakan tontonan utama pada televisi, kabel, atau video. Rata-rata jumlah waktu yang digunakan menonton film pada video telah berkembang dalam dekade akhir ini. Lebih 4/5 orang Amerika memiliki VCR di rumah. Lebih 3/5 orang Amerika menyewa video tape. Orang dewasa muda, khususnya keluarga usia muda, yang menyewa film yang berperan jahat, dan video anak-anak yang aliran/gayanya sangat populer. Rata-rata ibu rumah tangga mengeluarkan lebih $170 pertahun untuk menyewa dan membeli video caset. Menonton film di teater sekarang disenangi orang yang berumur antara 15 sampai 24, 1/3 yang ke bioskop paling kurang sekali sebulan, dibandingkan 1/5 dari semua orang dewasa. Meskipun proporsi orang dewasa muda lebih kecil yang menghadiri bioskop pada tahun sebelumnya, jumlah orang dewasa muda berkembang sebagai seorang baby “sangat berkembang” hebat, sehingga pembuat film terus menerus dipengaruhi oleh audiens muda.

FILM/SINEMATOGRAFI | 3
Di era film bisu (1903 sampai 1917), film cerita sejarah sangat berkembang. Film hitam putih yang dan masih bisu, tetapi ini tidak membatasi mereka berkreasi dan menghentikan untuk menceritakan sejarah. Justru membuat penonton mempergunakan imajinasi mereka. Musik di film dahulu ditampilkan oleh organist, yang bermain musik untuk mengarang lagu yang sesuai dengan komposisinya. Film-film sering meminjam atau alur cerita diadaptasikan dari novel.

Kebanyakan usaha-usaha awal pembuatan film membuat film cerita bergambar. Edison memikirkan bahwa orang-orang butuh gambar untuk mendengar rekaman suara. Asisten Edison yaitu Thomas Dickson mengadakan percobaan dengan film bersuara sebelum tahun 1895. Kebanyakan sistem sebelumnya menggantungkan player rekaman dikoordinasikan dengan film. Studio-studio tersebut pada awalnya enggan menginvestasikan ke dalam teknologi suara, sebagaimana film yang diproduksi di rumah-rumah. Studio kecil, Warner bersaudara, membuat komitmen untuk mengembangkan teknologi suara dan mendapat bantuan AT & TIS Western Eleectric Company. Mereka berhasil menciptakan film cerita pendek yang disebut The Vitaphone Preludes. Film-film “Utaphone” ke-4 mampu malampaui ketenaran “The Jazz Singer” pada tahun 1927.

Masa krisis aktor dan studio-studio digunakan untuk pembuatan film-film bisu yang ada ke dalam musik klasik Singing In The Rain (1952). Meskipun penonton merasa senang terhadap potensi-potensi baru film yang bersuara dan musik, beberapa artis belum terbiasa. Mereka merasa akting kurang mendapat penekanan. Saat kualitas vokal aktor mendapat kritikan. Tiba studio-studio terampil menggunakan pengaruh suara dan musik. Beberapa aktor dan aktris, seperti Suitney Greta Garbo, membuat transisi vokal.

Menurut survey, kebanyakan orang pergi ke Bioskop paling sedikit setiap minggu (sekali seminggu), kadang-kadang lebih. Setiap minggu mereka mendapatkan informasi dari warta berita, seperti berita-berita Fox’s Movietone News dan March of Time, yang menyediakan informasi tentang hiburan di dunia. Mereka menanti dari minggu ke minggu untuk menyaksikan apa yang akan terjadi pada Flash Gordon berikut atau serial pahlawan-pahlawan yang dimainkan sebelum film utama.

Kehadiran bioskop menghasilkan banyak uang, bioskop (gambar hidup) menjadi bisnis yang menguntungkan, depresi yang besar mematikan produser-produser kecil dan hampir 5000 bioskop teater. Secara aktual ketidakberuntungan memperkuat situasi ekonomi dan mengontrol beberapa studio besar, dan keputusan kebijakan produksi ada ditangan para eksekutif studio.

Tahun 1930, muncul pula organisasi studio yang agak bagus, munculnya 5 studio utama. Paramount, Locw’s / MGM, Warner Brother’s, Fox dan RKO. Studio-studio ini milik para eksekutif itu sendiri, mereka mendistribusikan pada bioskop teater, mengontrol produksi, distribusi dan pameran memungkinkan studio-studio yakin bahwa gambar hidup didistribusikan dan dimainkan secara luas, tetapi bentuk dikonstitusikan pada integrasi vertikal yang pada akhirnya menggambarkan perhatian bagi federal regulators concerned tentang kekuatan konsentrasi di studio-studio.

Hingga akhirnya sampai sekarang bermunculan film-film dengan genre yang beragam mulai drama, action, horor, komedi, dan yang lainnya. Selain itu muncul juga “trend-center” di bidang perfilm-an seperti Hollywood, Bollywood, Film eropa (inggris dan Perancis), Asia, dll. Masing-masing pusat memiliki gaya dan ciri masing-masing. Jika dahulu kita begantung hanya di bioskop jika ingin menikmati film dengan layar lebar, maka kini telah tercipta “home-teather” yang memungkinkan kita untuk dapat menikmatinya di rumah. Alat-alat canggih-pun telah ditemukan dan diciptakan guna mengakomodasi perkembangan media audio visual ini.

RENUNGAN | 3
Dengan melihat betapa semakin beragam, canggih dan modern media audio visual maka kita yang berkiprah di dunia pembelajaran dan pendidikan tentunya tertarik dan tertantang ubtuk memanfaatkannya di bidang keilmuan kita. Pengetahuan keilmuan, keterampilan penggunaan media dan sedikit kebijakan dalam memanfaatan media tersebut akan membawa kita kepada lingkungan belajar yang kondusif dan tidak konvensional.

“Radio dan Televisi, masing-masing memiliki karakteristik media yang berbeda. Pemanfaatan keduanya secara tepat dapat menciptakan proses dan hasil belajar yang maksimal”

* Dikutip dari :
- Blog Audio - Video Editing.
- Mangunhardjana, A Mardija. 1976. Mengenal Film. Yogyakarta: Kanisius
- Boggs, Joseph M. 1986. The Art of Watching Film.
- Subroto, Darwanto Sastro. 1994. Produksi Acara Televisi. Yogyakarta: Duta Wacana University Press
- Smaldino, Sharon E. ..(et al). 2005. Instructional Technology and Media for Learning (8th ed).
New Jersey: Pearson Merril Prentice Hall
- Romli, Asep Syamsul M. 2004. Broadcast Journalism. Bandung: Nuansa.

13/06/09

TPS#2, pameran seni rupa merespon pemilu





















































doc.photos by: Anis wuku wuk's ; ipin a.k.a tarzan, mas toto, dmz anx,elgibranos
TPS (tebar pesona senirupa) adalah sebuah event pameran senirupa ikj yang merespon pemilu di indonesia dan di apresiasikan dengan sudut pandang senirupa. Pameran akan diikuti oleh seluruh Keluarga Besar Seni Rupa IKJ tanpa di batasi jumlah karya dan ukuran.
Karya yang akan di pamerkan merupakan karya seni rupa,mencangkup Seni Lukis, Seni Patung, Seni Grafis, Desain Grafis, Desain Interior, Desain Mode dan Busana, Kriya Kayu, Kriya Keramik, Kriya Tekstil, Video Art, Fotografi, Performance Art, dll

TPS#2 | Tebar Pesona Senirupa
Opening: 2 Juni 2009 | 16.00
Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta| Jl.Cikini Raya no. 73
Dimeriahkan oleh :
Pawai Kampanye Peserta TPS#2
Petak Catur | Harmoni Kota | Ciprut
Modern Dance
Band Performance :
Semua Senang | Resital Accoustic | The Biscuit | Pades Pop | Racun Kota | Bondi Ned Hansel
Artist Talk : 3 Juni 2009 | 10.00
Workshop Stencil : 5 Juni 2009 | 10.00 | by: STENZILLA
Diskusi: 8 Juni 2009 | 10.00- selesai | by :
Andy Tidjels (Sakit Kuning Collectivo) | Reza Asung (Ruang Rupa) | Ipang Wahid
Workshop Sablon : 9 Juni 2009 | 10.00 | by: Grafmurder
Workshop Drawing : 11 Juni 2009 | 10.00 | by: Rasuardie & Ritchie
Closing : 12 Juni 2009 | 16.00
Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta | Jl.Cikini Raya no.73
Pemungutan Suara Karya Favorit
Band Performance :
Marshmellow | Old Paper | Rosetta | Cangkang Serigala (Jogja) | Nirmanas | Dumbrider

09/06/09

Beatbop Project

BEATBOP project -
Goethe Haus Jak-Pus. Thursday, 11 Juni 2009. 8pm. Free

Beatbop Project terdiri dari 4 orang musisi, yaitu Indra Aziz pada alto saxophone dan vocal,
Riza Arsyad (simakDialog, Trioscapes), seorang pianis dan komposer senior yang sangat peduli kepada musisi jazz generasi muda akan memainkan Fender rhodes. Indra Perkasa, seorang komposer/arranger yang saat ini fokus kepada musik film pada double-bass, dan Billy Tamnge aka BdaBX, salah satu pendiri komunitas Indobeatbox yang akan menggunakan seni perkusi vokal atau dikenal dengan sebutan human beatbox. Keempat musisi tersebut pernah bersentuhan dalam berbagai proyek, namun belum pernah bekerjasama dalam satu proyek yang sama.

Pada pementasan kali ini, Beatbop Project akan menampilkan beberapa komposisi orisinil dari Indra Aziz dengan sebtuhan aransemen oleh Indra Perkasa dan Riza Arsyad. Beberapa komposisi tersebut belum pernah di-publish sebelumnya. Ada yang sudah lama ditulis dan ada juga yang terbaru. Rencananya sejak penampilan perdana mereka di Serambi Jazz, proyek ini akan dilanjutkan ke dalam proyek rekaman. Bunyi-bunyian yang dihasilkan cukup unik, bahkan codong ke musik elektronik karena suara yang dihasilkan beatbox mirip dengan MIDI. Sebetulnya penggabungan human beatbox dan instrumentalis bukan konsep baru, di luar negeri sudah ada lilo rantala trio dengan felix zenger, dan ada pula duo mouth organ. Namun baru kali ini musiknya fokus kepada komposisi jazz yang sarat akan improvisasi.

Billy Tamnge a.k.a BdaBX adalah beatboxer kelahiran Papua. Billy adalah salah satu pendiri komunitas Indobeatbox bersama Tito a.k.a Titz G Fade 2 Black dan teman-teman chief lainnya di Indobeatbox. Saat ini selain aktif mempromosikan beatbox ke seluruh nusantara, ia juga aktif bernyanyi dalam paduan suara.

Indra Perkasa adalah komposer, arranger, dan pemain double-bass. Ia menyelesaikan studinya di IMDI dan melanjutkan studi film-scoring di California, A.S. Saat ini Indra aktif mengajar di IMDI dan juga sibuk dengan berbagai proyek film.

Indra Aziz adalah seorang vokalis dan saxophonist dari jakarta. Saat ini selain aktif bermain dan tampil di berbagai tempat, ia juga mengajar sebagai dosen tamu di UPH Karawaci.

Riza Arsyad adalah komposer dan pianist yang sudah tidak asing lagi bagi dunia jazz Indonesia. Riza Arsyad memotori grup simakDialog dan Trioscapes. Ia juga seorang pengajar masterclass jazz di IMI.
more info:
http://indraaziz.net/tag/beatbox/

Singularities (Audio: Filastine / Video: Kognitive Krew)


http://www.filastine.com/

07/06/09

Indobeatbox Performance Senayan City. Jakarta 32˚C Exhibition, Jakarta Biennale 2009. Billy, Jevin and Yori. www.indobeatbox.com

06/06/09

a center point we see monas , monument national jakarta VIDEO ONE TAKE OKE by andy tidjels RHARHARHA


center point view monas,video one take oke by andytidjels RHARHARHA

project hybrid ,joy box -instalation art @ccf salemba, jakarta collaboration andytidjels&robowobo

30/05/09

LAgu iTu - SibEGo


An animated music video created by JoHAN k, sibego drummer. The song it self's talking about ignoring others degrading negative comment on you.

Ladyscraper - Bad Ketchup ( Transformers are badass mix )

29/05/09

SALES WITH GUN


Dimashito

judulnya Sales with Gun trailer movie

film2 action sederhana dgn zero budget

terbimbing oleh film2 gore shocking action

walaupun hanya trailer

tunggu film fullnya

amin ya robal alamin

vivala low budget mfilm making

dar der dor

bang boom

slam bang and blood

thats

all

uds tuh sam

thx ya

28/05/09

WE ARE EXTENDING THE CLOSING DATE!!!!!OK. VIDEO: COMEDY 4th Jakarta International Video Festival 2009



WE ARE EXTENDING THE CLOSING DATE!!!!!

OK. Video COMEDY will extend its closing date for open call video work submission from May 31 to June 15, 2009.
So for all of you who are still interested in joining the competition, start shooting and send your video work(s) to us!

We are accepting:
Video format: mini DVD, mini DV - PAL and multimedia file with the duration of 3 to 15 minutes
produced in 2007 – 2009 | Deadline: June 15, 2009 | Registration fee: none

Entry form can be download at: okvideofestival.org & www.ruangrupa.org

Send your work to:
ruangrupa
Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 6, Jakarta Selatan, 12820, Indonesia
T/F: +62 21 830 4220

More information, please visit: http://okvideofestival.org

OK. Video COMEDY - 4th Jakarta International Video Festival 2009 will be held on July 28 – August 9, 2009 at National Gallery of Indonesia, Jakarta, Indonesia.
This year's biannual video festival, held since 2003 by ruangrupa (a contemporary art organization in Jakarta, Indonesia), will presents exhibition, workshops, discussions and awards for the best works.
--------------------------
------------------------------------------------------------
DIPERPANJANG!!!!!

Batas akhir pengiriman karya untuk OK. Video COMEDY akan diperpanjang hingga 15 Juni 2009.
Bagi kalian yang masih tertarik untuk berpartisipasi dalam festival ini, ayo mulai membuat video dan mengirimkannya pada kami!

Kami menerima:
Video dalam format: mini DVD, mini DV - PAL dan file multimedia dengan durasi 3 sampai 15 menit
diproduksi pada tahun 2007 – 2009 | Batas akhir: 15 Juni 2009 | Biaya registrasi: gratis
Formulir dapat diunduh dari: okvideofestival.org & www.ruangrupa.org

Kirimkan karyamu ke:
ruangrupa
Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 6, Jakarta Selatan, 12820, Indonesia
T/F: +62 21 830 4220

Informasi lebih lanjut, silakan tengok: http://okvideofestival.org

OK. Video COMEDY - 4th Jakarta International Video Festival 2009 akan diadakan pada tanggal 28 Juli - 9 Agustus 2009 di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.
Festival video dua tahunan kali ini, yang diadakan sejak tahun 2003 oleh ruangrupa (sebuah organisasi seni kontemporer di Jakarta), akan menampilkan pameran, lokakarya, diskusi dan penghargaan bagi karya-karya terbaik.

25/05/09

DEER ANDRY A Solo Exhibition of Andry Mochammad Realized by His Friends and Family

artwork ANGGUN PRIAMBODO photo by andytidjels
artwork ARIAN 13 photo by andytidjels
artworkGENTONGTONG photo by andytidjels
artwork ROBOWOBO photo by andytidjels
artwork OCHA photo by andytidjels
artwork ARDI YUNANTO photo by andytidjels
artwork MG PRINGGOTONO photo by andytidjels
artwork ARIEF RACHMAN photo by andytidjels
artwork RESTU photo by andytidjels
artwork MAMA NASTA photo by andytidjels
artwork ALEANTIPONY photo by andytidjels
artwork IKES photo by andytidjels
artwork RIO FARABI photo by andytidjels
artwork SIR DANDY photo by andytidjels
artwork JJ ADHIBRATA photo by andytidjels
artwork ADEL, photo by andytidjels
artwork BONDIE , photo by andytidjels
artwork JHON AVID, photo by andytidjels
artwork OOM LEO, photo by andytidjels
artwork ANDYTIDJELS, photo by andytidjels
artwork,INDRA AMENG ,photo by andytidjels
artwork ARI BUY ,photo by andytidjels
artwork DJ KEKE,photo by andytidjels
artwork DJ KEKE ,photo by andytidjels
artwork ARI BUY,HAFIZ,DJ KEKE, ARI BUY,photo by andytidjels
artwork DJ ASUNG ,photo by andytidjels
artwork ALE ANTIPONY,JIMGED,IRWAN AHMETT,photo by andytidjels
artwork AYAH BING,SARI JULIA,photo by andytidjels

artwork ANDYTIDJELS,photo by andytidjels
photo by dailywhatnot >














photos diambil dari http://dailywhatnot.comPhoto by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda
Photo by thunderpanda

s.14 dan ruangrupa mempersembahkan :

A Solo Exhibition of Andry Mochammad
Realized by His Friends and Family
DEER ANDRY
paintings, drawing, ceramics, graphics, photography, installation

Pembukaan pameran :
Jumat, 22 Mei 2009 jam 19.00 – selesai

Dimeriahkan oleh : A Stone A

Pameran :
22 Mei – 6 Juni 2009 ( Senin s/d Sabtu jam 11.00 – 21.00 ).

RURU Gallery
ruangrupa
Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 6, Jakarta Selatan 12820
t/f: +62 21 8304220
e-mail: info@ruangrupa.org
www.ruangrupa.org


“DEER ANDRY” adalah solo exhibition project Andry Mochammad yang belum sempat terlaksana di saat ia masih hadir secara fisik bersama kita semua. Berawal dari obrolan santai tentang rencana ke depan antara Andry Mochammad dan Herra Pahlasari – soal kekaryaan maupun kegiatan, juga tentang rencana pembangunan sebuah ruang pamer di rumah.

Perihal kapan pameran tunggal itu akan dilaksanakan, Andrymoch berpesan “ Kalau bisa jangan lama-lama, setelah screening dan diskusi videolab di Semarang “, itu berarti setelah Maret 2008. Tetapi kemudian siapa yang mengetahui panjang dan pendeknya umur seseorang, termasuk Andry Mochammad, sahabat kita yang dipanggil begitu cepat disaat banyak ide-ide dan kegiatan yang ingin ia realisasikan.

Oleh karenanya – kami, kita, para sahabat dan teman-teman di sekeliling Andry Mochammad ingin segera merealisasikan apa yang menjadi keinginan Andry Mochammad sebelum ia meninggalkan kita semua, tgl. 1 Mei 2008 lalu. Pameran tunggal Andry Mochammad ini diselenggarakan di 3 kota yaitu; Bandung, Jakarta dan Yogayakarta. Melibatkan teman-teman Andry yang tersebar di 3 kota tersebut.

Pameran yang pertama di Bandung bertempat di Galeri s.14 sudah diselenggarakan pada tanggal 28 Desember s/d 25 Januari 2009. Pada pameran yang pertama di s. 14, Bandung, menampilkan 164 karya dari 164 partisipan. Semua karya yang ditampilkan di Bandung ini dibawa juga untuk ditampilkan di 2 kota berikutnya, sehingga jumlah karya di setiap kota akan bertambah. Untuk di Jakarta nanti, ruangrupa sebagai penyelengara pameran di Jakarta, akan mengundang 34 orang partisipan, yang semuanya adalah teman-teman Andrymoch yang tinggal di Jakarta.

PARTISIPAN DEER ANDRY
RURU Gallery ruangrupa, Jakarta :

Ade Darmawan
Andang Kelana
Andike Widyaningrum
Andy Tidjels
Anggun Priambodo
Aprilia Apsari
Ardi Yunanto
Ari Buy Shandra
Arief Rachman
Ary Sendy
David Syubidupapap
David Tarigan
Gembi Boy
Hafiz
Henry Foundation
Indra Ameng
Irwan Ahmett
JJ Adibrata
Julia Sarisetiati
Keke Tumbuan
Mateus Bondan
Maulana Adel Pasha
MG Pringgotono
Mushowir Bing
Nasta Sutardjo
Oomleo
Oscart De Kemano
RM. Herwibowo
Restu Ratnaningtyas
Reza Afisina
Saleh Husein
Samuel Bagas
Sir Dandy
Yusmario Farabi


PARTISIPAN DEER ANDRY
S.14, Bandung :

Achmad Krisgatha
Ackay Deni
Ade Darmawan
Adi Wiguna
Adinda Natasha Oxcerila Paryana
Ageng Purnagalih
Agung Julianto
Aji A Sumardhani
Alfiah Rahdini
Alvin Ekajaya P.
Amira Rahmitya M.
Andi Yudha Asfandiyar
Anindi Maulidya Fatima
Angga Wedhaswara
Annisa Utami
Amelia Lestari
Amira Rahmitya M
Aming D Rahman
Aminudin TH Siregar
Angga Wedhaswara
Arian Arifin Wardiman (Arian13)
Arienska Aliani
Arief Tousiga
Arum Sekar Prameshwari
Asep Wahyu
Asmudjo Jono Irianto
Asri W. Sakti
Attina
Azalea Fisitania
Banung Grahita
Beni Sasmito
Benny Muhdaliha
Budi Adi Nugroho
Chandra Tresnadi
Denden Firman Arief
Denny Wahyu Triawan
Detzi Patricia Jovanka
Dewi Aditya
Desziana
Dianti Dwi Anugerah
Dicky Aulidzar (Semarang)
Dikdik Sayahdikumullah
Dila Martina Ayu
Dimas Ayu Lestari
Djarot Pambengkas H.
Dodi Hilman (Odoy)
Dodi Mustofa
Endira FJ
Endy S
Eria Chita Bestari
Erick Pauhrizi
Erik Wiryanata
Etza
Evan Driyananda
Eria Chita
Erwin Windu Pranata (Ewing)
Faisal Reza
Fajar Sidik P
Fauzy Kamal
Fauzy Prasetya
Fida Rufaidah
Franz A. Prasetyo
Hadi Hapran Permana
Handy Hermansyah
Herra Pahlasari
Herry ‘Ucok’ Sutresna
Indrani Ashe
Irine Stephanie
Irfan Amalee
Irfan Fatchu Rahman (Semarang)
Itsnataini Rahmadillah
Iwa Indrawa
Ibey
Iwan Ismael
Indra Morgan
JA Pramuhendra
Jodi Setiawan
Jodie P. Panudju
Joko Avianto
Jordan Raspatie
Julissa Pertiwi Gosali
Joni E. Daulay
Kiki
Kinar
Krisnamurti (Niskhra)
Kupi Arif
Leonardiansyah Allenda
Maya Purnama Sari
Meizal Rossi
Mia Meilia
Mohammad Brendan Satria A
M. Darmawan Natsir
Manuel Heischel
Mufti Priyanka (Amenk)
Muhammad Akbar
Muhammad Surya Gumilang
Mujahidin
M. Sigit Budi S
Nenden Vinna Mutiara Ulfa
Nina Maftukha
Nuri Fatima
Oxcel
Paramita Manggiasih Chalid
Pritha Fitria Natasha Bekti
Prilla Tania
Putriani Mulyadi
Rabianna Laykanissa Siregar
Radi Arwinda
Ramdhan Darmawan
Rangga Aditya B
Rangga Dimitri
Ranti Pujiagusti
Ratna Muliasari Dinangrit
Ratna Djuwita
Rennie ‘Emonk’ Agustine F
Roni Brons
Rudi ST Darma
Rudayat
Rusa Risa
Rufaidah
R. Yuki Agriardi (Ewo)
Sally Texania
Sindi Ibnusina
Singgih AP (Semarang)
Siti Irma Rahmawati
Sir Dandy
SR Maya Kartika a.k.a AllezNina
Sri Ratna Ovianita
Taufik S (Opik)
Tarlen Handayani
Tina “ Beni” Nuraziza
Tisa Granicia
Tommy Aditama Putra
Vidya Sukma
Widya Annisa
Wisesha Wening Galih
Yanti Hanafiah
Yasmina Yustiviani
Yori Frisa Papilaya
Ykha Amelz
Yudi Triadi
Yusuf Ismail
Zaenal Abidin
Some Anonymous Friends



Pameran Seni Rupa Nusantara 2009: “MENILIK AKAR”























photo sebagian diambil dari event post pameran nusantara dan facebook  nikasius dan syaiful ardianto

Daftar Peserta

Pameran Seni Rupa Nusantara 2009:

"MENILIK AKAR"
ACEH: mahdi abdullah, BALI: antonius kho, i gusti putu hardana putra, i wayan sedanayasa, i wayan suardana, nyoman gunarsa, wayan dania, BANTEN: nikasius, rohadi, D.I. YOGYAKARTA: agung hanafi, agung santosa, agus putu suyadya, andris susilo, arlan kamil, farhan siki, hery sudiono, hidayat, i kadek agus ardika, ivan yulianto, kohar, prasetiyo yunianto, robert nasrullah, rocka radipa, sulistya hadi, susanto, vani h.r., ye agung, yun suroso, yulius heru prihono, DKI JAKARTA: ab soetikno, afriani, forum lenteng, m. rusnoto, nani sakri, syaiful ardianto, tato kastaredja, JAMBI besta, edy dharma, fauzi z., JAWA BARAT: agus djatnika, ali rubin, arivin yasonas, basuki bawono, danny irawan, evi muheryawan, khrisna, machfudz, rendra santara, toni antonius, yudi a.b., JAWA TENGAH: arif sulaiman, bambang hariyanto, daryono yunani, sedes art, soegeng tm, suitbertus sarwoko, susilo tomo, darus marchiano, JAWA TIMUR: ainur maryanto, djoeari soebardja, gusar suryanto, imron fatoni, ira sulistyawati, ivan hariyanto, miranti minggar triliani, ruslan, santoso prasetyo, KALIMANTAN BARAT: benyamin darmawan, KALIMANTAN SELATAN: sulistyono, kalimantan timur: cadio tarompo, sairi lumut, LAMPUNG: koliman, nurbaito, NTB: wayan geredeg, NTT: jacky lau, RIAU: reynaldi, kodri johan, julianto, zulamri, sulawesi SULAWESI SELATAN: mike turusy, SULAWESI UTARA: enoch saul, jimmy manus, SUMATRA BARAT: dwi oon agustyono, randi pratama, zikri, iswandi, SUMATRA SELATAN: edy fahyuni, SUMATRA UTARA: endra, lenny pasaribu, sahala, yoesafrizal, PESERTA UNDANGAN: alfi luviani, awi ibanesta, besta, donny kurniawan, endang lestari, endra, herlambang bayuaji “gundul”, ismanto, irawan banuaji, wilman syahnur

22/05/09

TIADA KESAN TANPA KEHADIRANMU..

drawing exhibithion by Tata Bahasa [36 photos]

 [Location: FACEBOOK TATA BAHASA, klik folder foto TIADA KESAN TANPA KEHADIRANMU pada waktu dan jam pada jadwal ]

semua drawing dan notes yang saya buat ialah dalam kurun waktu 2006 hingga 2009. dalam kurun waktu tersebut saya berganti 2 pacar dan 2 gebetan hehe. excuse terbesar saya dalam membuat drawing dan notes ialah pada saat kesuntukan saat dosen mengajar, kisah sehari-hari percintaan saya dan saat penyakit yang saya derita menyerang, yaitu vertigo dan sinus. saya lebih suka membuat drawing dan notes dengan spidol hitam dan media kertas yang paling besar ialah A4. permainan warna crayon pada beberapa drawing saya dikarenakan karena tinta spidol saya habis. [tata bahasa]

link : http://www.facebook.com/album.php?aid=24248&id=1348917350


Label:

10/05/09

高円寺一揆リターンズ.....FILASTINE & NOVA RUTH & FRIENDS @ JAPAN

09/05/09

PUISI whats on my mind : payung !! By Thove Enggadtzi

Hujan sore ini sepertinya menudingku yang bukan-bukan,
padahal kami belum pernah kenal sebelumnya
saya cuma tersenyum dan membiarkan
seluruh tubuh basah diguyurnya

padahal saya cuma melihatnya turun dari atas sana
sekedar penglihatan yang biasa saja
tanpa pretensi apaapa

seperti biasa kedua mata lekat menatapnya
dan setia menunggunya hingga reda
kemudian menghirup sumringah harum tanah basah sesudahnya

entahlah,
sepertinya hujan sedang bermain pesbuk diatas sana
kemudian sibuk membasahi wall ku dengan rintikrintiknya
sesekali ia mem-poke, mengirimkan kuiskuis yang aneh
dan menyuruh petir dan kilat untuk mengancam
kalaukalau aku meng-ignorenya

dengan agak cerewet ia menyarankan bebarapa teman untuk di add
men-tag fotofoto dan videovideo yang konyol
belum puas, ia juga mengirimkan grup dan eventevent yang ada dilangit
mungkin pikirnya dibumi matahari departemen store sudah tidak ada lagi

dengan berlagak conggah dan sedikit sok akrab
ia mulai memberikan gift dan hadiahhadiah yang tidak semenggah

kian hari tabiat buruknya kian menjadijadi
lihat saja belakangan ini ia nampak memusuhi jakarta
menghujani seluruh kota dengan semaumaunya
tidak menyesuaikan jam kerja dan atau ramalan cuaca

dan sesudahnya reda
kemudian jakarta menjadi macet luar biasa
ia menyeringai licik dibawah sana
senyum tanda kepuasan
sejadijadinya

lain kali sedia payung sebelum hujan
sepertinya ada benarnya

sore ini nampaknya aku menuding hujan yang bukan-bukan,
padahal kami belum pernah kenal sebelumnya
saya cuma tersenyum dan membiarkan
seluruh tubuh basah diguyurnya

whats on my mind
: payung !!
2009




05/05/09

05.05.09 - VERNISSAGE / PEMBUKAAN Printemps Français 2009, Centre Culturel Français de Jakarta, INDONESIE,Location: Galeri Nasiona Indonesia
















Dalam rangka Festival Seni Budaya Prancis 2009,
Pusat Kebudayaan Prancis Jakarta dan
Galeri Nasional Indonesia
dengan bangga mengundang Anda pada pembukaan pameran:
"Garis ke Garis"
pameran tentang gambar
dan
"Mirelaridaine"
Instalasi makanan
Selasa, 5 Mei pk. 19.00
di Galeri Nasional Indonesia
Jl. Medan Merdeka Timur No. 14 – Jakarta Pusat
Acara ini akan dibuka oleh
Bapak Jero Wacik, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia
Bapak Philippe Zeller, Duta Besar Prancis untuk Indonesia
Dihadiri oleh
Bapak Michel Nuridsany, kurator pameran serta
seniman Prancis Dan Mu dan Lionel Sabatté, dan
seniman Indonesia Dimitri Rangga dan Prilla Tania.
Dimeriahkan oleh grup Efek Rumah Kaca
Dilanjutkan dengan cocktail
Pameran dari tanggal 6 hingga 16 Mei 2009
===
GRATUIT
Dans le cadre du Printemps Français 2009,
le Centre Culturel Français de Jakarta et
la Galerie Nationale d’Indonésie
ont l’honneur de vous inviter au vernissage de l'exposition:
"Ligne à ligne"
exposition sur le thème du dessin
et
"Mirelaridaine"
Installation culinaire
le mardi 5 mai 2009 à 19h
à la Galerie Nationale d’Indonésie
Jl. Medan Merdeka Timur No. 14 – Jakarta Pusat
Cette manifestation sera inaugurée par
M. Jero Wacik, Ministre de la Culture et du Tourisme d’Indonésie et
M. Philippe Zeller, Ambassadeur de France en Indonésie
En présence de
M. Michel Nuridsany, commissaire de l’exposition,
les artistes français Dan Mu et Lionel Sabatté, et
les artistes indonésiens Dimitri Rangga et Prilla Tania.
Musique avec le groupe indonésien Efek Rumah Kaca
Suivi d’un cocktail
Exposition du 6 au 16 mai 2009
SENIMAN / ARTISTES:
- Clément BAGOT
- Sabine BOQUIER
- Aliki BRAINE
- Damien CABANNES
- Laurence CATHALA
- Isabelle CORNARO
- Baptiste DEBOMBOURG
- Anne DEGUELLE
- Rodolphe DELAUNAY
- Mounir ELALOUSSI
- Nathalie ELEMENTO
- GARANCE
- Marine JOATTON
- Elanit LEDER
- Guillaume LINARD-OBORIO
- Marko MÄETAMM
- Dan MU
- Olivier NOTTELET
- Françoise PETROVITCH
- Prilla TANIA
- Charlotte PUERTAS
- Keyin QU
- Dimitri RANGGA
- Shanta RAO
- Julien ROUX
- Jean-Jacques RULLIER
- Lionel SABATTE
- Sammy STEIN
- Jeanne SUSPLUGAS
- Annabela TOURNON
- Claire TROTIGNON
- Adrien VESCOVI
- Hye Sook YOO

03/05/09

Pameran Tunggal Jimi Multhazam “JIMI! JIMI! JIMI!”@ruangrupa

Jimmi dulu gua kenal sebagai Mc diacara kampus gua di cikini dengan kata-kata sampah yang selalu meracuni otak dan suasana hati yang mendengarnya sampai ada beberapa cewe temen gua ga terima omongan joroknya, ketika Jimmi Bilang “ m*m*k lu …… Jimmi dari dulu selalu berhasil mempengaruhi orang dengan caranya dan kata-katanya ….. Trus dia membentuk band The Upstairs sebagai Vokalis walaupun jujur gua ga ngefans ama doi ,tapi gua selalu mengikuti percepatanya atau diam – diam jadi pemerhati dia , tapi gua sama sekali ga heran kalau dia berhasil menciptakan hits hits ternama dengan koleksi kata-katanya yang dijadikan lagu ,cepet mempengaruhi ,meracuni dan mendoktrin akal sehat, membawa kedunia antah berantah, keplanet mars, dunia imajinasi tinggi tanpa batas,,,,Jimmi dan The Upstair berhasil menciptakan trend melalui kata-kata,music, juga melalui penampilanya dia menebar virus fashion era new wave ke para penggemarnya modern darling ….dulu waktu jamanya Pensi sedang jaya-jayanya, waktu itu gua liat di senayan menjadi penuh sesak anak-anak ABG/ dede2 dengan warna-warni pakaianya yang ngejreng dan tidak lupa kacamata ala modern darling…satu kata gokilbilly, gila coba bayangin kalo Jimmy dulu cross over dari design grafis bukan ke lukis tapi ke Design Fashion ( Mode dan Busana) dia mungkin udah bikin Pagelaran/ Fashion Show dengan Trend Modern Darling era 2000an dan mungkin sedikit melambai yuks geeng mareeh hahhhaa,,,,,,Band yang gua ikutin yang pengaruhnya kuat di Fashion adalah The Upstairs, White Shoes, Goodnight Electric, Marjinal,,,,dll……kembali ke Jimmi walaupun dia berhasil dg The Upstairs ,dia juga secara bersamaan menghilang dari peredaran didunia visual / fine art, karena yg gua tau dulu dia membuat langkah-langkah menuju kedunia kesenimanan dengan mengikuti project-project residensi di ruangrupa dan project jak@rt membuat mural dijalanan ,,, dll, mungkin dia jenuh atau merasa frustasi didunia kesenimanan yang kurang menjanjikan lalu,Kemudian dia banting stir dengan talenta dia “kata-kata/ bacotnya yg cepat mempengaruhi orang dengan kata-katanya menjadi MC sebuah radio di Ibukota Jakarta , dan gua ga akan ragu lagi pasti dia berhasil menjadi MC dengan talenta bacotnya sang Jimmi Danger …… Trus Kali ini Jimmi diundang kembali oleh ruangrupa untuk membuat pameran tunggal, atau secara ga langsung meneruskan project kesenimananya yang dulu pernah dimulainya bersama ruangrupa, tentu saja ditengah kesibukanya sebagai Vokalis dan Mc,,,,,gua ingin sedikit ,mengomentari pameran Jimmi, gua datang ke ruangrupa terlambat karena gua ada janji liat pameran Di TIM bersama pacar gua dan Dosen gua Hardiman Radjab,(dia yang biasa membuat karya2 ready made dari koper-koper),,,,dan dalam sejarahnya pameran diruru baru kali ini Hardiman Radjab mengajak kawan2 nya untuk liat pameran diruru, mungkin karena gua yang mengajak ,atau mungkin karena kebetulan yang pameran Jimmi….sesampai di ruangrupa ramai penuh sesak anak muda, tapi bukan ramai dede2 modern darling seperti yang gua bayangin, ini anak muda yang datang untuk liat pameranya Jimmi bukan untuk liat The Upstairs……setelah gua berhasil melewati sesaknya penonton diberanda ruangrupa karena ada pertunjukan musik dari band2 muda berbakat ibukota Jakarta jaya rharharha raya,didepan pintu berdiri Jimmi gua memberi selamat kepadanya, sesampai di dalam ruang pameran , eehmmmmm…gua ga bilang karyanya ga ok tapi ga ada sesuatu yang mengejutkan bagi gua, ga ada yang baru dalam artian karya eksperiment nakal Jimmi,mungkin otak gua udah membayangkan kenakalan, otak porno dia didunia antah berantah bla..bla..bla ,,, bandingkan waktu dulu diundang ruangrupa untuk program residensi seniman bersama Henry Irawan, pameran di kasih judul “Porno” hahahahha…… !!!! semua masih dalam bentukan visual yang wajar, karya drawing, lukisan dan karya design covernya, dan mural.

Terakhir Gua menilai Sosok Jimmi sebagai seorang entertainment, atau seniman multimedia kata Indra ameng……Gua lebih terpengaruh Kata-Kata atau bacotnya Jimmi yang berbahaya daripada karya-karya visualnya…….Kata-kata bukan sekedar kata-kata , kata-kata keluar mencari mata hati dan nurani , mendoktrin memori akal sehatku……tapi karya visualnya Jimmi memang mewakili dunianya ….seperti mengutip tulisan sang kurator Ade Darmawan “ Dia bukan seniman yang tinggal di dunia sepi dan hanya sibuk dengan cat dan canvas di studio tanpa mempunyai posisi diruang public, atau seniman yang hanya bersentuhan dengan dunia pop melalui majalah majalah ( gua tambahin,searching di internet).Ia adalah seorang seniman yang berada ditengah dan menjadi bagian dari dunia yang sibuk dengan segala kenyataan industry popular. Seniman dan dunia nyatanya, sebagai seorang yang setiap hari bertahan hidup di kota.”

Visualisasi, Aksi, Realisasi, Eksistensi, Aktualisasi diri ruang peruang ditengah masyarakat jadi bukti,Jangan pernah berhenti……………andytidjels2009



foto diambil dari fb: nadya saskia

Pameran Tunggal Jimi Multhazam

“JIMI! JIMI! JIMI!”

Drawing, painting, mural, graphic
Kurator : Ade Darmawan
Dimeriahkan oleh:
Morfem, The Trees and The Wild.
Pameran :
2 – 16 Mei 2009, 11.00 – 21.00 WIB (Hari Minggu tutup)
RURU Gallery
ruangrupa
Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 6, Jakarta Selatan 12820
t/f: +62 21 8304220
e-mail: info@ruangrupa.org
www.ruangrupa.org

Foto ini cuma mewakili sebagian karya JImmi, juga tulisan ini juga menurut cara saya belajar menulis ga asal copy paste katanya hahahha tentu saja ala gua.....kalo mau baca tulisan yang berbobot baca tulisan sang kurator Ade Darmawan dan Program Manager Indra ameng di katalog pameran yang bisa lu dapetin diruangrupa....salam super RHARHARHA

BLUEPRINT FOR JOGJA, Location: TEMBI CONTEMPORARY Street: Jl. Parangtritis km 8,5, Tembi, Sewon, Bantul City/Town: Jogjakarta, Indonesia





Group Show:
MELLA JAARSMA, LENNY RATNASARI WEICHERT, INDIEGUERILLAS, AGUS BAQUL PURNOMO, MES 56, SAMUEL INDRATMA, ARYA PANJALU, SARA NUYTEMANS, MARSOYO, HERI PURWANTO, OETJE, IMAM SANTOSA

Blueprint untuk Yogya features artists from Indonesia that looks into the concept of mapping a city that is often considered as the cultural and creative capital of Indonesia. Yogya is a place that has different meanings for different people. Artists are invited to consider the process in which we can visually represent a place and space and how it can help us understand a particular locale.
The word Blueprint often suggests something more than a map. While maps are often considered as 'a visual representation of an area—a symbolic depiction highlighting relationships between elements of that space such as objects, regions and themes', the Blueprint further suggest that it is a working and imaginative plan for the future. The term is borrowed from disciplines such as architecture and urban planning, and it is used to highlight the role that artists could play in how we imagine the future of a city can be.
The blueprint need not be a scientific plan, it could also be playful and imaginative, sometimes even emotive. More importantly, it underscores the inextricable ties Yogya artists have with the city they live and how they can contribute to its continuous significance as a creative centre in Indonesia and beyond.
**************************
Cetak biru untuk Yogya menampilkan seniman dari Indonesia yang melihat ke dalam konsep pemetaan kota yang sering dianggap sebagai modal budaya dan kreatif di Indonesia. Yogya adalah tempat yang memiliki arti yang berbeda untuk orang yang berlainan. Artis diajak untuk mempertimbangkan proses di mana kita dapat memvisualkan tempat dan ruang dan bagaimana dapat membantu kita memahami daerah tertentu.
Kata cetak biru sering menunjukkan sesuatu yang lebih dari sebuah peta. Meskipun peta seringkali dianggap sebagai 'gambaran visual yang mewakili daerah-simbolis penyorotan gambaran hubungan antara elemen ruang seperti objek, dan tema daerah', cetak biru lebih menunjukkan karya imajinatif dan rencana untuk masa depan. Istilah yang dipinjam dari disiplin ilmu lain seperti arsitektur dan perencanaan perkotaan, dan digunakan untuk menyorot peran yang dapat seniman mainkan dan bagaimana kita dapat bayangkan masa depan sebuah kota.
Cetak biru tidak perlu perencanaan yang ilmiah, bisa juga bermain-main dan imajinatif, bahkan kadang-kadang emosional. Yang lebih penting adalah menggarisbawahi keterikatan seniman Yogya dengan kota tempat mereka hidup dan bagaimana mereka dapat memberikan kontribusi yang signifikan terus menerus pada Jogja sebagai pusat kreatif di Indonesia.





foto dan tulisan diambil dari fb: tembi contemporary

mix media artwork ANGKATAN UDARA by eloopz

foto by Matahari Mahardhika

01/05/09

SELAMAT HARI BURUH SEDUNIA , may day may day....


1 Mei, adalah hari buruh sedunia. Saya merayakannya, bagaimana dengan kalian?

Apabila di hari natal kamu mengucapkan "Selamat Natal" pada teman-temanmu yang merayakan, dan di hari raya idul fitri mengucapkan "Minal Aidin" kepada teman-teman muslim, dari tahun ke tahun saya selalu mengucapkan "Selamat Hari Buruh" kepada teman-teman saya yang bekerja. Baik yang bekerja di balik meja, di balik setir, yang mondar-mandir di kemacetan kota, yang pontang-panting di lokasi shooting, yang mengkutak-katik tombol di dalam studio, yang membagi ilmu di ruang kelas, kita adalah sama. Kita adalah pekerja. Dalam kata lain, kita adalah buruh yang melayani kebutuhan orang lain demi sesuatu yang kita sebut nafkah.

Tapi apa yang saya dapat setiap kali saya mengucapkan "Selamat Hari Buruh"?
Kadang kernyitan dahi tanda tak paham.
Kadang juga dibalas dengan kata-kata yang menyangkal 'keburuhan' mereka.
"Hah? Tega banget lo samain gue sama buruh" ucap seorang teman yang bekerja di perusahaan finansial, tahun lalu. Mungkin di kepalanya buruh adalah pekerja pabrik, konstruksi, petani dan pekerja fisik lainnya.
"Memangnya lo mau ikutan demo?" ucap seseorang lainnya.

Hmmm menarik, pikir saya. Mayday memang identik dengan turun ke jalan, marching membawa panji-panji penuh slogan dan pernyataan liberasi.
Tapi apakah itu satu-satunya cara merayakan hari buruh? Tidak juga. Apabila kalian memang ingin turun ke jalan, lakukanlah.
Apabila kalian punya rencana lain, kenapa tidak?

Seperti halnya lebaran, tidak ada peraturan tertulis mengatakan bahwa setiap rumah harus menyajikan ketupat. Itu hanya tradisi.
Sama halnya dengan Mayday.

Di tahun-tahun yang lalu, saya merayakan Mayday dengan berbagai cara. Pada satu tahun saya mencuri waktu kerja sehari alias bolos kerja, Tahun lainnya saya dan kawan-kawan membuat aksi solidaritas bersama organisasi buruh. Walaupun pengalaman di tahun kemarin kawan-kawan yang tergabung Jaringan Anti Otoritarian di tangkap, akan tetapi sebuah kegiatan aksi mayday tidak akan menyurutkan api semangat perjuangan.

Yang terpenting bagi saya, adalah bebas dari pekerjaan selama sehari, dan bersenang-senang bersama. Apapun kegiatannya, yang penting keriaannya.

Bagi kalian yang 1 Mei tahun ini harus datang ke kantor dan bekerja layaknya hari biasa, peluk hangat untuk kalian dari kami dan semoga kalian bisa merayakan Mayday di tahun berikutnya... dan berikutnya... dan berikutnya...

Isroltriono Isrol

* foto diambil dari :
http://farm4.static.flickr.com/3238/2457307380_99430de919.jpg?v=0

24/04/09

maydayMAYDAY!



maydayMAYDAY! adalah tentang sebuah kegiatan bermusik anak muda mengekspresikan diri mereka dan mengambil kesempatan dalam bagian dari kepedulian sosial. Tentang bagaimana mengembangkan diri mereka dengan masyarakat melalui keterampilan berkesenian dan juga mengasah diri terhadap kepedulian sosial.
d.a.t.a. berkerjasama dengan whiteriot.ent didukung oleh submarine present :


maydayMAYDAY![actions for charity]
sabtu, 2 mei 2009
6 pm-12 am
@The Submarine Cafe, Belleza Shopping Arcade Lt. 3, Permata Hijau. Jakarta Barat ( in front of ITC Permata Hijau )
htm : rp.7500 [50 % dari hasil penjualan tiket akan diSumbangkan untuk program kepedulian sosial]

MC : ANXI FANXQi & tennessa QUERIDA

the band are :
*SEXY PIG
*GRAVE DANCERS
*FINAL ATTACK
*TRIPLE X
*TOTAL ANARCHY
*STAND OFF
*ARCK
*ABOUT THE DRUNKER
*DUMB RIDERS
*INDIVIDUAL DISTORTION

Label: